Burnley Tidak Ada Kesempatan Cetak Gol Saat Melawan Manchester City

Burnley Tidak Ada Kesempatan Cetak Gol Saat Melawan Manchester City – Pemimpin klasemen MC menjamu tim peringkat 7 Burnley di pekan ke-9 Premier League 2017/18, Sabtu (21/10/2017). MC memukul Burnley 3-0 dan memperpanjang rentetan kemenangan mereka, sedangkan Sergio Aguero menyamai rekor gol terbanyak dalam sejarah klubnya.

Aguero membuka keunggulan Manchester City di menit 30. Gol pembuka itu adalah gol ke-177 untuk Manchester City yang dicetak oleh striker Argentina tersebut. Kemenangan Manchester City dipastikan oleh gol bek Nicolas Otamendi menit 73 dan winger Leroy Sane menit 75.

Manchester City sukses menjaga posisi di puncak klasemen sementara. Pasukan Josep Guardiola kini bahkan unggul lima poin (25-20) atas peringkat 2 Manchester United, yang tumbang 1-2 di markas Huddersfield. Berikutnya, empat hari lagi, mereka akan menjamu Wolverhampton Wanderers di ajang Piala Liga.

Burnley tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya, yakni imbang melawan Huddersfield dan West Ham serta menang 1-0 atas Everton. Burnley sejatinya berada dalam form yang cukup bagus. Namun Manchester City, yang selalu menang dalam sepuluh laga terakhirnya di semua kompetisi, termasuk menjinakkan Chelsea 1-0, membantai Stoke 7-2 dan menaklukkan Napoli 2-1, masih terlalu tangguh buat mereka.

Burnley Tidak Ada Kesempatan Cetak Gol Saat Melawan Manchester City – Guardiola melakukan dua perubahan pada komposisi pemainnya dari ketika menang atas Napoli tengah pekan kemarin. Bernardo Silva dan Aguero dipasang sebagai starter, sedangkan Raheem Sterling dan Gabriel Jesus duduk di bangku cadangan.

Manchester City harus menunggu hingga menit 30, atau beberapa menit setelah Burnley terpaksa melakukan pergantian pertamanya untuk striker Chris Wood yang cedera, guna memecah kebuntuan. Gol pembuka Manchester City lahir dari titik penalti. Hadiah penalti diberikan kiper Nick Pope divonis melanggar Bernardo di kotak terlarang.

Keputusan itu sempat memicu sedikit keributan, yang membuat Sane dan James Tarkowski (Burnley) diganjar kartu kuning. Hal tersebut tak memengaruhi mental Aguero, yang maju sebagai algojo dan mencetak gol pembuka. Gol tersebut adalah gol ke-117 Aguero untuk Manchester City sejak tiba di klub ini pada tahun 2011. Gol tersebut membuatnya sejajar dengan Eric Brook (1927-1940) sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah The Citizens.

Unggul 1-0 di babak pertama, Manchester City tetap lebih dominan dalam hal penguasaan bola di babak kedua. Burnley berusaha memaksimalkan setiap peluang menyerang yang mereka dapatkan. Di menit 51, Burnley berteriak meminta penalti setelah menganggap Fabian Delph handball di kotak terlarang. Namun wasit tidak melihat dengan jelas dan tidak mengabulkannya.

Sempat kesulitan membongkar pertahanan Burnley, keran gol Manchester City akhirnya kembali mengalir lancar. Memanfaatkan sepak pojok Sane, Otamendi menggandakan keunggulan di menit 73. Tak lama berselang, dari operan terobosan Kevin De Bruyne, ganti Sane yang mencetak gol dan mengubah skor jadi 3-0.

Kemenangan bisa dibilang sudah berada dalam genggaman. Guardiola pun lalu mengganti Aguero, Fernandinho dan De Bruyne dengan Gabriel Jesus, Yaya Toure dan Ilkay Gundogan. Skor 3-0 tak berubah hingga peluit panjang. Manchester City menang, unggul lima poin atas Manchester United, dan Aguero menyamai rekor gol dalam sejarah klub. Lengkap sudah pesta kemenangan di Etihad Stadium.