Kiper Malaysia Membuat Gol Bunuh Diri, Malaysia Kalah di Final


Kiper Malaysia Membuat Gol Bunuh Diri – Malaysia harus memupus ambisinya untuk meraih medali emas di Sea Games 2017. Pada laga final, Malaysia kalah atas Thailand karena kipernya melakukan gol bunuh diri yang nampak konyol.

Gol itu membuat Thailand unggul mudah di babak pertama. Nyatanya babak kedua tidak banyak berubah dan skor tersebut berakhir hingga akhir laga. Setelah laga final itu usai, Kesalahan antisipasi bola pojok oleh Haziq Nadzli dinilai sebagai penyebab utama kekalahan Malaysia, Bola yang seharusnya dihalau jauh dari kotak penalti justru bersarang ke gawang sendiri.

Kiper Malaysia Membuat Gol Bunuh Diri – Malaysia melaju ke final Sea Games usai menumpas Indonesia di babak semifinal. Sementara, Thailand bermain di final karena mampu menyingkirkan Myanmar di semifinal. Pertandingan final digelar pada Selasa (29/8/2017) di Stadion Shah Alam, Malaysia bermain dengan dukungan penuh pada pertandingan ini. Mereka pun mampu mengkreasi beberapa peluang matang pada babak pertama. Tapi, S. Thanabalan dan kolega tidak mampu mencetak gol.

Justru Thailand yang mampu mencuri gol pada menit ke-39. Kiper Malaysia, Haziq Nadzli mencetak gol bunuh diri setelah gagal menahan bola sepak pojok pemain Thailand, H. Sasalak. Tim berjuluk Gajah Perang memimpin pertandingan, Para pemain Malaysia coba meningkatkan serangan di babak kedua. Pelatih Om Kim Swee jelas tidak puas dengan hasil ini. Beberapa pemain dengan karakter menyerang pun dimasukkan. Tapi, tidak banyak peluang berbahaya yang diciptakan.

Kiper Malaysia Membuat Gol Bunuh Diri – Tapi, justru Thailand yang hampir sukses menggandakan skor lewat aksi K. Worachit pada menit ke-61. Hanya saja, peluang ini masih digagalkan oleh bek Malaysia, Nor Azam. Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenengan Thailand. Bagi Thailand, hasil ini membuat mereka makin kokoh sebagai raja di Asia Tenggara. Pada tahun 2016 lalu, Thailand juga sukses meraih juara di Piala AFF level senior. Juara Sea Games ini juga membuat Thailand meraih medali emas ke-16 di ajang multi event dua tahunan.