Liverpool Harus Jual Coutinho untuk Menjadi Juara

Liverpool Harus Jual Coutinho untuk Menjadi Juara – Liverpool masih harus berjuang keras untuk menjadi kandidat juara pada seluruh kompetisi musim ini. Sejauh ini performa The Reds belum terlalu memuaskan. Mengawali kampanye dengan ditahan Watford 3-3, Liverpool kemudian dipermalukan Manchester City 0-5 akhir pekan lalu. Terakhir, mereka bermain imbang 2-2 dengan Sevilla di Liga Champions.

Legenda Liverpool, Dean Saunders, memiliki pandangan untuk menghadapi keadaan ini. Menurutnya, manajemen harus menjual bintang demi menambah kapital. Setelah itu, klub Merseyside tersebut dapat menggunakan modal dan merekrut beberapa pemain demi memperkuat skuat.

Aset yang dimaksud tidak lain Philippe Coutinho. Jika ingin merebut trofi dan mencapai tingkat berikutnya, Liverpool perlu memperbaiki pertahanan. Coutinho memiliki nilai jual tinggi. Dana darinya bisa digunakan untuk membeli tiga bek, satu gelandang bertahan, dan mungkin juga kiper.

Menurut pria asal Wales itu, komposisi lini belakang Liverpool sangat buruk. Beruntung tim asuhan Jurgen Klopp ini memiliki lini depan yang menakutkan. Saya ingin tahu apakah Klopp juga yakin bisa membawa Liverpool berprestasi mengandalkan bek yang dimilikinya. Coutinho merupakan salah satu properti terpanas pada bursa transfer musim panas lalu. Barcelona dikabarkan mengajukan 138 juta pound sterling baginya. Namun, Liverpool menolak.

Sadio Mane, gelandang serang Liverpool, mengaku belum bisa melupakan insiden tabrakan dengan kiper Manchester City, Ederson di Etihad Stadium, Sabtu (9/9/2017), dalam lanjutan Liga Inggris. Dalam laga ini, Liverpool kalah 0-5. Mane mendapat kartu merah oleh wasit Jonathan Moss setelah dianggap melanggar keras Ederson. Sepatu Mane mengenai wajah Ederson yang membuat kiper Manchester City itu harus menjalani perawatan.

Liverpool Harus Jual Coutinho untuk Menjadi Juara – Akibat kartu merah langsung, Mane dipastikan absen dalam tiga laga Liverpool. Hingga saat ini, dia masih tidak percaya mendapat kartu merah. Jujur, pada waktu itu, saya lebih memikirkan kondisi kiper ketimbang kartu merah. Saya terkejut karena saya pikir hanya mendapat kartu kuning.

Tentu saja keputusan itu mengecewakan. Tetapi saya mencoba menerimanya dan mencoba melupakan insiden itu. Saya tidak bermaksud melukainya karena saya bukan pemain yang kotor. Liverpool sendiri sudah mengajukan banding mengenai kartu merah mantan pemain Southampton tersebut. Namun, banding tersebut ditolak FA.