Mauro Icardi Menjadi Pemain Inter Yang Paling Sering Bobol Gawang Juventus

Bomber tajam Inter Milan Mauro Icardi kembali membobol gawang Juventus untuk membawa Inter menang dari Juventus, satu gol tersebut membuat dirinya menjadi sering mencetak gol ke gawang Juventus.

Pasukan Frank de Boer tersebut sukse mengalahkan Juventus dengan skor 2-1 ketika menjamu Juventus di Giuseppe Meazza, pada hari minggu (18/09/2016). Inter Milan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Stephan Lichtsteiner pada manit 66, namun Inter Milan tidak tinggal diam anak asuhan de Boer segera bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Icardi pada menit ke-68 dan selang 10 menit Ivan Perisic kembali membawa Inter unggul pada menit 78.

Satu gol ke gawang Juventus tadi malam membawa Mauro Icardi melanjutkan tren positif ke gawang Juventus. Sejauh ini Icardi telah mencetak 7 gol dari sembilan kali pertemuannya melawan Juventus.

Namun bagi Icardi dia merasa lebih senang Inter memetik kemenangan dari tim sekelas Juventus, baginya ini akan mengangkat kepercayaan diri tim setelah hasil yang mengecewakan ketika kalah dari Hapoel Beér Sheva di Liga Europa pertengahan pekan kemarin.

Sang striker mengatakan Juventus adalah salah satu tim favoritnya untuk mencetak gol. Tapi timnya tidak bisa hanya bermain baik dalam satu laga saja, Inter harus tetap seperti ini, dan kemenangan harus tetap berlanjut.

Icardi mengatakan kalau timnya terus bermain seperti ini mereka akan sukses besar di Italia dan juga Europa, Juventus adalah tim besar kemenangan tadi adalah penting bagi Inter sama juga dengan pertandingan selanjutnya merupakan pertandingan besar dan sama pentingnya ketika melawan Juve sehingga harus dimenangkan.

Inter Milan saat ini memang sedang mengalami tekanan setelah belum stabilnya permainan mereka di Liga Seri A. pada pertandingan perdana mereka menelan kekalahan dari Chievo, dan selanjutnya meraih hasil imbang melawan Palermo sebelum menang atas Pescara pada pekan ke-3

Kekalahan atas Hapoel di Liga Europa membuat Inter Milan mendapatkan tekanan tajam khususnya sang manajer Frank de Boer, bahkan mantan pelatih asal Ajax itu bahkan diisiukan akan di pecat. Icardi sebagai pemain merasa bertanggung jawab atas kegagalan tersebut dan mencoba untuk memperbaiki situasi hingga akhirnya dia berhasil membawa timnya menang atas Juventus.