Mbappe Adalah Pahlawan Kota Miskin Di Prancis

Mbappe Adalah Pahlawan Kota Miskin Di Prancis – Prancis hanya butuh satu keunggulan lagi untuk menahbiskan diri sebagai juara Piala Dunia Rusia 2018 dini hari. Tim Ayam Jantan mampu menundukkan Belgia dengan score tipis 1 – 0 di semi final.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps mengaku senang dengan pencapaian timnya. Ia memiliki kesempatan menjadi orang ketiga yang berhasil menjuarai Piala Dunia baik sebagai gelandang maupun pelatih. Didier Deschamps selalu percaya Prancis mampu melangkah sampai sejauh ini.

Tidak hanya pelatih Prancis, salah satu gelandang muda Prancis, Kylian Mbappe mengaku sedang diliputi perasaan campur aduk oleh karena keberhasilan Prancis. Ia merasa senang, namun di saat yang sama ia hampir merasa tidak percaya.

Kylian Mbappe baru berumur 19 tahun dan akan tampil di babak final Piala Dunia, sesuatu yang bahkan tidak berani diimpikan remaja lainnya. Ia mengaku sedang mewujudkan mimpinya selama ini, mimpi yang awalnya tidak berani ia bayangkan.

Mbappe Adalah Pahlawan Kota Miskin Di Prancis

Mbappe Adalah Pahlawan Kota Miskin Di Prancis

“Bahkan di mimpi saya yang paling liar, saya tidak bisa membayangkan hal ini (lolos ke final Piala Dunia),” kata Kylian Mbappe.

“Saya adalah seorang kapten dan ini adalah mimpi seumur hidup. Masih ada satu langkah lagi, tapi kami senang atas torehan kami.”

Kylian Mbappe mengaku setiap gelandang Prancis saat ini mendapat motivasi lebih untuk terus bermain lebih baiik. Di final 15 Juli nanti, Kylian Mbappe percaya timnas Prancis tampil dengan kekuatan lebih.

Sesaat setelah menaklukkan Belgia, presiden Prancis datang langsung ke ruang ganti. Dan Kylian Mbappe merasa dukungan tersebut sangat berarti.

“Presiden Emmanuel Macron datang melihta kami di ruang ganti. Seluruh negara mendukung kami. Kami berada disini bersama-sama.”