Mbappe Belum Selevel Messi

Mbappe Belum Selevel Messi – Manajer Manchester City Josep Guardiola tidak bisa memprediksi apakah Kylian Mbappe bisa mencapai level Lionel Messi. Meskipun begitu, Guardiola menganggap Mbappe pemain yang luar biasa. Manchester City asuhan Guardiola adalah salah satu korban ketajaman Mbappe pada musim lalu saat ia bermain di AS Monaco. Pemain muda asal Prancis itu mampu mencetak gol dalam dua leg di babak 16 besar Liga Champions.

Mbappe mengakhiri musim lalu dengan mencetak 26 gol dari 44 pertandingan di semua ajang kompetisi. Gol Mbappe itu membantu Monaco mengalahkan PSG dalam perebutan gelar Ligue 1. Berkat penampilannya yang cemerlang itu, Mbappe mendapat kesempatan pindah ke PSG dan menjalani awal yang bagus di sana bersama dengan Neymar. Meskipun begitu, Guardiola menilai tampil cemerlang di usia muda bukan jaminan akan meraih kesuksesan di masa depan.

Tidak ada yang bisa duduk semeja dengan Messi. Mbappe mungkin, pemain top, ia akan menjadi pemain hebat, saya yakin itu. Tapi menyamakannya dengan yang telah dilakukan Messi selama 10 atau 12 tahun, atau Cristiano Ronaldo, contohnya, kita masih harus menunggu. Saya menghargai Mbappe tak ingin menambah beban di pundaknya.

Messi melakoni 60-70 laga per musim, laga-laga besar, selalu mencetak gol dan assist, tidak pernah cedera, selalu bermain setiap tiga hari, tidak pernah cedera karena ia mengontrol tubuhnya. Karena itu menurut saya tidak ada gunanya, mengatakan seorang pemain akan menjadi Messi baru. Biarkan Mbappe menjalani karier fantastis dan kita akan lihat ke depannya.

Mbappe Belum Selevel Messi – Bintang muda AS Monaco Kylian Mbappe memiliki potensi untuk mengalahkan dua pengoleksi gelar pemain terbaik dunia pada sembilan tahun terakhir, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dalam usia 18 tahun 120 hari, dia sudah mengoleksi lebih banyak gol ketimbang Ronaldo dan Messi di Liga Champions.

Mbappe menorehkan gol kelima saat merobek gawang Borussia Dortmund pada leg kedua perempat final Liga Champions. Sebelumnya dia mencetak dua gol pada duel pertama versus Dortmund, plus dua kali merobek gawang Manchester City pada 16 besar. Situs UEFA memaparkan, torehan Mbappe pada usia tersebut melampaui tiga pemain tersubur sepanjang sejarah Liga Champions.

Sebagai perbandingan, Ronaldo belum menghasilkan gol di Liga Champions. Dia baru sukses memecah telur ketika menjebol gawang AS Roma pada leg kedua 8 besar. Rapor Messi sama saja. Dia juga belum mencatatkan nama di papan skor pada Liga Champions ketika berusia 18 tahun 120 hari.

Kinerja Raul Gonzalez sedikit lebih baik. Pada 18 tahun 120 hari, dia sudah mengoleksi tiga gol seusai mencetak hattrick pada laga melawan Ferencvaros, Oktober 1995. Namun, Raul tetap mesti mengakui keunggulan Mbappe. Dia mesti perlu didukung karena baru berusia 18 tahun. Tapi Mbappe cukup dewasa. Dia tahu apa tugasnya di lapangan.