Pertahanan Hudderfield di Bobol Manchester United


Pertahanan Hudderfield di Bobol Manchester United – Kemenangan sukses didapat Manchester United dengan skor 2-0 kala menjamu Huddersfield Town dalam lanjutan pekan ke-26 Liga Inggris 2017-2018. Tak ayal, kemenangan tersebut pun langsung disambut gembira oleh sang manajer, Jose Mourinho.

Pasalnya, Manchester United menaklukkan Huddersfield bukan tanpa kesulitan sama sekali. Disiplinnya lini pertahanan tim tamu membuat setiap serangan yang dibangun oleh Alexis Sanchez dan kolega kerap tak mengahsilkan apa-apa. Meski sudah merangsek hingga ke jantung pertahanan Huddersfirld, namun kesempatan Manchester United untuk bisa mencetak gol selalu berujung kegagalan. Babak pertama bahkan berakhir dengan skor kacamata.

Pada babak kedua, Manchester United tetap tak menurunkan tensi serangan. Kendati begitu, kini mereka lebih cerdik dalam memanfaatkan peluang. Dua gol pun tercipta pada babak kedua, masing-masing dikreasikan oleh Romelu Lukaku di menit ke-55 dan Sanchez pada menit ke-68. Selepas pertandingan, Mourinho pun memuji lini pertahanan Huddersfield yang dinilainya solid. Bahkan, manajer berkebangsaan Portugal itu tak ragu menyebut rapatnya pertahanan Huddersfield layaknya Tembok Berlin yang kukuh.

Pertahanan Hudderfield di Bobol Manchester United

Pertahanan Hudderfield di Bobol Manchester United

Baca juga : Prediksi Sochaux vs Paris Saint Germain 7 Februari 2018

Mourinho tak mengkritisi performa anak-anak asuhnya yang dinilainya sudah tampil apik. Manajer berjuluk The Special One itu justru memaklumi para pemainnya kesulitan mencetak gol karena memang pertahanan Huddersfield tangguh. Mou pun puas karena para pemain Man United bisa bersabar dalam menghadapi tangguhnya pertahanan tim tamu. Kami selalu mengontrol permainan, namun babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Saya kira kami memiliki 85% penguasaan bola di babak pertama, namun itu saja tidak cukup.

Pertahanan Hudderfield di Bobol Manchester United – Kami terus melakukan hal yang sama di babak kedua dan bahkan ketika unggul 1-0, kami sepenuhnya masih mengontrol permainan. Garis pertahanan kami jauh dari area berbahaya. Kami harus bersabar, namun harus tetap menjaga tingginya intensitas dan tekanan. Kami harus merubuhkan Tembok Berlin yang terorganisir dengan baik oleh David Wagner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *