Raiola Tidak Anggap Transfer Neymar ke PSG Spesial

Raiola Tidak Anggap Transfer Neymar ke PSG Spesial – Raiola mengungkapkan bahwa bursa transfer musim panas ini tak ada yang spesial. Dia juga mengesampingkan soal rekor transfer Neymar saat didatangkan PSG dari Barcelona.

Bursa transfer musim panas kali ini memang membuat banyak pihak geleng-geleng kepala saat PSG menebus klausul buy out Neymar di Barcelona sebesar 222 juta euro. Banyak orang yang tidak habis pikir dengan jumlah uang yang harus dikeluarkan PSG untuk mendatangkan bintang asal Brasil itu. Namun bagi Raiola, transfer itu sama sekali tidak spesial. Sebaliknya, dia menilai bahwa jumlah itu sama dengan nilai transfer Zinedine Zidane dari Juventus ke Real Madrid pada 2001 silam.

Saya tak melihat ada yang spesial di bursa transfer. Saya tahu semua orang berbicara tentang Neymar, tapi bila anda melihat harga Zinedine Zidane ke Real Madrid, dengan mempertimbangkan semua faktor lain seperti inflasi dan sponsor, jumlahnya kurang lebih sama. Mari juga tidak lupa bahwa Barcelona menghabiskan banyak uang juga untuk membeli Neymar, dan dia tidak dibeli oleh sebuah klub, tapi sebuah negara.

Raiola Tidak Anggap Transfer Neymar ke PSG Spesial – Selain Neymar, Raiola juga berbicara soal Marco Verratti yang telah banyak dikaitkan kepindahannya ke Barcelona selama beberapa waktu lalu. Verratti akan bertahan di PSG, setidaknya untuk saat ini. Saya tidak bisa mengatakan tentang masa depan, karena saya bukan pesulap.

Pemain Brazil mengakhiri empat tahun karirnya di Barcelona musim panas ini dengan bergabung bersama PSG. Tim Paris melakukan langkah mengejutkan dengan menebus klausul dalam kontrak sang bintang, yang mencapai 222 juta euro.

Banyak orang mengatakan bahwa transfer tersebut akan merusak keseimbangan pasar, karena nilainya yang tidak masuk akal. Tidak sedikit pula yang meminta UEFA menyelidiki PSG, karena dianggap melanggar aturan Financial Fair Play. Menurut Raiola, transfer Neymar terwujud bukan hanya karena PSG, namun lebih karena kekuatan dana dari Qatar, negara asal konsorsium yang menyokong tim Prancis.